Empowerment, Stress dan Konflik
Pengertian Empowerment
Pemberdayaan (empowerment) adalah tindakan yang memberikan seorang individu atau tim hak dan fleksibilitas untuk membuat keputusan dan melaksanakan tindakan. Hal ini semakin diperluas dan sangat disarankan dibanyak organisasi saat ini.
Pengertian Stress
Menurut Handoko (1993) stress merupakan suatu kondisi ketegangan yang mempengaruhi emosi, proses berpikir dan kondisi seseorang. Kondisi yang cenderung menyebabkan stress disebut stressor.
Sumber stress
Menurut Prijosaksono dan Kurniali (2005), sumber-sumber stress utama dibagi ke dalam 4 golongan:
Survival Stress, stres ini dapat terjadi dalam suatu keadaan dimana keselamatan jiwa terancam.
Tita Rahmi
Saturday, January 14, 2017
Friday, November 18, 2016
Tugas Ke-3 Psikologi Manajemen
Controlling Fungsi Manajemen
Jelaskan pengertian dari controlling
Pengendalian manajemen adalah usaha sistematis untuk menetapkan standar prestasi dan perencanaan sasarannya guna mendesain sistem informasi umpan-balik, membandingkan sistem kerja tadi dengan standar yang telah ditetapkan lebih dulu, menentukan apakah ada penyimpangan dan mencatat besar-kecil penyimpangan ini, serta mengambil tindakan yang diperlukan untuk memastikan bahwa semua sumber perusahaan dimanfaatkan secara efektif dan efisien guna mencapai tujuan organisasi.
Jelaskan Langkah – Langkah
Menetapkan standar dan metode untuk mengukut prestasi
Mngukur prestasi kerja
Membandingkan prestasi kerja dengan standar yang ada
Mengambil tindakan korektif atau prestasi kerja
Jelaskan pengertian dari controlling
Pengendalian manajemen adalah usaha sistematis untuk menetapkan standar prestasi dan perencanaan sasarannya guna mendesain sistem informasi umpan-balik, membandingkan sistem kerja tadi dengan standar yang telah ditetapkan lebih dulu, menentukan apakah ada penyimpangan dan mencatat besar-kecil penyimpangan ini, serta mengambil tindakan yang diperlukan untuk memastikan bahwa semua sumber perusahaan dimanfaatkan secara efektif dan efisien guna mencapai tujuan organisasi.
Jelaskan Langkah – Langkah
Menetapkan standar dan metode untuk mengukut prestasi
Mngukur prestasi kerja
Membandingkan prestasi kerja dengan standar yang ada
Mengambil tindakan korektif atau prestasi kerja
Saturday, October 22, 2016
Tugas Ke-2 Psikologi Manajemen
Pengorganisasian Struktur Manajemen
Pengertian Struktur Organisasi
Struktur Organisasi adalah kesesuaian pembagian pekerjaan antara struktur dan fungsi, dimana terjadi penumpukan atau kekososngan pelaksanaan pekerjaan, dan ada tidaknya hubungan dan urutan di antara unit-unit kerja yang ada.
Jelaskan Fungsi Manajemen
Perencanaan (planning) adalah fungsi manajemen yang berkitan dengan penyusunan tujuan dan menjabarkannya dalam bentuk perencanaan untuk mencapai tujuan tersebut.
Pengorganisasian (organizing) adalah fungsi manajemen yang berkaitan dengan pengelompokan personel dan tugasnya untuk menjalankan pekerjaan sesuai tugas dan misinya.
Pengaturan personel (staffing) adalah fungsi manajemen yang berkaitan dengan kegiatan-kegiatan bimbingan dan pengaturan kerja personel unit masing-masing manajemen sampai pada kegiatan seperti seleksi, penempatan, pelatihan, pengembangan, dan kompensasi, sebagai bagian dari bantuan unti pada unit personalia organisasi dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Pengertian Struktur Organisasi
Struktur Organisasi adalah kesesuaian pembagian pekerjaan antara struktur dan fungsi, dimana terjadi penumpukan atau kekososngan pelaksanaan pekerjaan, dan ada tidaknya hubungan dan urutan di antara unit-unit kerja yang ada.
Jelaskan Fungsi Manajemen
Perencanaan (planning) adalah fungsi manajemen yang berkitan dengan penyusunan tujuan dan menjabarkannya dalam bentuk perencanaan untuk mencapai tujuan tersebut.
Pengorganisasian (organizing) adalah fungsi manajemen yang berkaitan dengan pengelompokan personel dan tugasnya untuk menjalankan pekerjaan sesuai tugas dan misinya.
Pengaturan personel (staffing) adalah fungsi manajemen yang berkaitan dengan kegiatan-kegiatan bimbingan dan pengaturan kerja personel unit masing-masing manajemen sampai pada kegiatan seperti seleksi, penempatan, pelatihan, pengembangan, dan kompensasi, sebagai bagian dari bantuan unti pada unit personalia organisasi dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Thursday, September 29, 2016
Psikologi Manajemen dan Perencanaan/Planning
Nama : Tita Rahmi Priwanti
NPM : 1D514116
Kelas : 3PA14
A. Pengertian Psikologi Manajemen
Psikologi manajemen adalah suatu
studi tentang tingkah laku manusia yang terlibat dalam proses manajemen dalam
rangka melaksanakan funsi-fungsi manajemen untuk mencapai tujuan yang telah
ditetapkan sebelumnya.
B. Pengertian Manajemen
Secara etimologis manajemen berasal
dari kata “management” yang artinya ketatalaksanaan, tata pimpinan, dan
pengelolaan. Dalam bahasa Arab istilah manajemen diartikan sebagai an-nizam,
yang merupakan suatu tempat untuk menyimpan segala sesuatu dan penempatan
segala sesuatu pada tempatnya.
Secara terminology yang diambil
kesimpulannya menurut para ahli manajemen adalah serangkaian kegiatan
merencanakan, mengorganisasikan, menggerakkan, mengendalikan, dan mengembangkan
segala upaya dalam mengatur dan mendaya gunakan sumber daya manusia, sarana dan
prasarana untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan secara efektif
dan efisien.
C. Fungsi Manajemen
Fungsi-fungsi manajemen
adalah seangkaian kegiatan yang dijalankan dalam manajemen berdasarkan
fungsinya masing-masing dan mengikuti satu tahapan-tahapan tertentu dalam
pelaksanaannya. Fungsi-fungsi manajemen terdiri dari empat fungsi, yaitu:
1) Perencanaan
atau Planning, yaitu proses yang menyangkut upaya yang dilakukan untuk
mengantisipasi kecenderungan di masa yang akan datang dan penentuan strategi
dan taktik yang tepat untuk mewujudkan target dan tujuan organisasi.
2) Pengorganisasian
atau Organizing, yaitu proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik
yang telah dirumuskan dalam perencanaan didesain dalam sebuah struktur
organisasi yang tepat dan tangguh, sistem dan lingkungan organisasi yang
kondusif, dan bisa memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi bisa bekerja
secara efektif dan efisien guna pencapaian tujuan organisasi.
Friday, June 24, 2016
Tugas Ke-4 Pekerjaan dan Waktu Luang, Self Directed Change
PEKERJAAN DAN WAKTU LUANG
Kebanyakan dari kita menghabiskan 40 tahun hidup kita untuk bekerja. Tapi bagaimana
perasaan kita terhadap pekerjaan kita. Bagaimana pekerjaan mempengaruhi kita?
Setelah mengajukan penawaran tersebut kepada
orang-orang di seluruh negeri. Studs Terket menyimpulkan bahwa “suatu
yang kita sebut biasa iu mempengaruhi nilai pribadi seseorang-atau lebih sering
kekurang dalam pekerjaan yang mereka lakukan baik atau buruk, itu tampak
seperti pekerjaan bagian pusat dari kehidupan kita dan membantu kita memutuskan
apa perasaan kita sendiri.
Bab ini memeriksa beberapa perubahaan sikap
terhadap pekerjaan. Proses dalam memilih sebuah pekerjaan dan yang terpenting
dalam menemukan pekerjaan yang cocok dengan minat dan bakat. Kepuasan kerja
menuntut perempuan untuk bekerja dan pengaruh dari pekerjaan itu sendiri sama
pentingnya dengan waktu luang.
1. MENGUBAH SIKAP TERHADAP PEKERJAAN
Bagi Para pengemuka
agama terdahulu, bekerja tidak hanya penting untuk bertahan hidup tapi juga
sebuah kebijakan tersendiri untuk melanjutkan pembentukan sikap kita. Etika
bekerja orang Amerika ini juga tertanam sangat dalam pada nilai kebudayaan yang
kita ambil sebagai jaminan. Kebanyakan dari tema pokok pada etika pekerjaan
adalah seperti yang digambarkan yang lebih awal dikenal oleh Daniel
Yankelovich. Satu-satunya gagasan yang menjadikan seorang “Penyedia yang baik”
adalah karakteristik yang paling penting sebagai “pria sejati”. Tema lain yaitu
hidup “ berdiri dengan kedua kaki kita sendiri”.
Sunday, May 29, 2016
Tugas Ke-3 Kesehatan Mental (Softskill)
1.
Hubungan Interpersonal
Hubungan interpersonal adalah dimana ketika kita berkomunikasi,
kita bukan sekedar menyampaikan isi pesan, tetapi juga menentukan kadar
hubungan interpersonalnya. Jadi ketika kita berkomunikasi kita tidak hanya
menentukancontent melainkan juga menentukan relationship.
Dari segi psikologi komunikasi, kita dapat menyatakan bahwa makin
baik hubungan interpersonal, makin terbuka orang untuk mengungkapkan dirinya;
makin cermat persepsinya tentang orang lain dan persepsi dirinya; sehingga
makin efektif komunikasi yang berlangsung diantara komunikan.
A.
Model – Model Hubungan Interpersonal
Terdapat
4 model hubungan intrapersonal, yaitu :
1)
Model Pertukaran Sosial (Social Exchange
Model)
Model ini memandang hubungan interpersonal sebagai suatu transaksi
dagang. Orang berhubungan dengan orang lain karena mengharapkan sesuatu untuk
memenuhi kebutuhannya. Dalam hubungan tersebut akan menghasilkan ganjaran
(akibat positif) atau biaya (akibat negatif) serta hasil atau laba (ganjaran
dikurangi biaya).
Thursday, April 21, 2016
Tugas Ke-2 Penyesuaian Diri, Pertumbuhan dan Stress
1. Pengertian Penyesuain Diri
Apakah Penyesuaian diri itu?
Penyesuaian diri merupakan suatu proses dinamis yang bertujuan untuk mengubah perilaku individu agar terjadi hubungan yang lebih sesuai antara diri individu dengan lingkungannya. Atas dasar pengertian tersebut dapat diberikan batasan bahwa kemampuan manusia sanggup untuk membuat hubungan-hubungan yang menyenangkan antara manusia dengan lingkungannya.
Dalam kehidupan sehari-hari, Penyesuaian diri merupakan salah satu persyaratan penting bagi terciptanya kesehatan jiwa/mental individu. Banyak individu yang menderita dan tidak mampu mencapai kebahagiaan dalam hidupnya, karena ketidak-mampuannya dalam menyesuaikan diri, baik dengan kehidupan keluarga, sekolah, pekerjaan dan dalam masyarakat pada umumnya. Tidak jarang pula ditemui bahwa orang-orang mengalami stres dan depresi disebabkan oleh kegagalan mereka untuk melakukan penyesaian diri dengan kondisi yang penuh tekanan.
Subscribe to:
Posts (Atom)