Sunday, October 26, 2014

Konsepsi Ilmu Budaya Dasar dalam Kesusastraan

Pendekatan Kesusastraan
Ilmu Budaya Dasar pada kali ini berkaitan dengan budaya yang ada dalam keseharian dan budaya bangsa. Ada istilah Humanities yang berasal dari bahasa latin yaitu, manusiawi, berbudaya, dan halus. Sastra adalah karya, sama posisinya seperti karya-karya yang lain, seperti Cerpen, Puisi, Lukisan, Patung, Musik, Seni Peran, dan apa saja yang merupakan hasil dari proses penciptaan. Seni adalah hasil dari kebebasan berekspresi, dan suatu set nilai-nilai yang menentukan apa yang pantas dikirimkan dengan ekspresi lewat suatu medium, untuk menyampaikan baik kepercayaan, gagasan, sensasi, atau perasaan dengan cara seefektif mungkin untuk medium itu seni merupakan suatu kebebasan.

Budaya yang dihubungkan dengan Prosa
Prosa lama meliputi :
-       Dongeng adalah Cerita Khayal yang tidak benar-benar terjadi.
-       Hikayat adalah Cerita yang sulit diterima akal, merupakan cerita karangan, namun memiliki pesan dan amanat didalamnya.
-       Sejarah adalah kejadian dimasa lampau yang memang benar terjadi.
Prosa baru meliputi :

-       Kisah adalah sebuah naratif yang seringkali dibedakan dari cerita.
-       Cerpen adalah Suatu bentuk prosa naratif nan fiktif, cenderung padat dan langsung pada tujuannya.
-       Novel adalah karya fiksi prosa yang tertulis dan naratif, biasanya berbentuk cerita.
-       Biografi adalah keterangan dan kisah tentang kehidupan seseorang.
-       Otobiografi adalah Biografi yang ditulis oleh subjeknya.

Nilai – Nilai dalam Prosa Fiksi
Prosa fiksi dalah prosa yang mempunyai nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra, nilai-nilai diantaranya adalah:
1.    Memberikan wawasan, yang diperoleh pembaca adalah pengetahuan tentang nilai – nilai prosa fiksi.
2.    Memberikan inforrmasi, yang di peroleh pembaca bukan hanya wawasan tapi juga informasi yang banyak dari berbagai tokoh prosa fiksi di dunia.
3.    Memberikan kesenangan, selain memberikan wawasan dan informasi juga dapat memberikan kesenangan pembaca yang diselilingi dengan sejarah zaman dahulu kala.
4.    Memberikan warisan, dapat di berikan kepada cucu – cucu kita untuk bekal mereka nanti dalam mendalami prosa fiksi tersebut

Budaya yang dihubungkan dengan Puisi
Kreativitas penyair dalam membangun puisinya yang meliputi sebagai berikut :
1.     Figura bahasa adalah perkataan yang merujuk kepada model-model aksi watak -watak.
2.    Kata - kata yang bermakna ganda adalah kalimat yang mengandung dua makna
3.    Kata - kata berjiwa adalah kalimat yang memiliki suatu kehidupan yang membangkitkan semangat pembaca.
4.     Kata - kata yang sudah diberi nilai-nilai, rasa, dan asosiasi-asosiasi tertentu adalah kata - kata konotatif.


No comments:

Post a Comment