Thursday, November 12, 2015

Psikologi dan Teknologi Internet (Tugas Ke-2)



PSIKOLOGI DAN TEKNOLOGI INTERNET
INTRAPERSONAL, INTERPERSONAL DAN TRANSPERSONAL







Disusun oleh :
Nama       : 1. Mutia Damayanti (17514666)
                  2. Tita Rahmi Priwanti (1D514116)
                  3. Vingki Oktanurcahyani (1C514070)
                  4. Yosephin Aritonang (1C514474)
Kelas       : 2PA14
Dosen      : Ary Bima Kurniawan




FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS GUNADARMA
PTA 2015/2016

1.    Intrapersonal
Intrapersonal adalah pengguna bahasa atau pikiran yang terjadi didalam diri komunikator sendiri. Seorang individu menjadi pengirim sekaligus penerima pesan, memberikan umpan balik bagi dirinya sendiri dalam proses internal yang berkelanjutan.
Contohnya adalah aktivitas dari komunikasi intrapersonal yang kita lakukan sehari-hari dalam upaya memahami diri pribadi, seperti berimajinasidengan diri sendiri dan introspeksi diri dengan meninjau perbuatan kita dan reaksi hati nurani kita.

2.    Interpersonal
Interpersonal adalah komunikasi yang dilakukan pihak lain untuk mendapatkan umpan balik, baik secara langsung (face to face) maupun dengan media. Berdasarkan definisi ini maka terdapat kelompok maya atau faktual. (Burgon & Huffner, 2002).
Menurut Muhammad interaksi interpersonal adalah proses pertukaran informasi diantara seseorang dengan orang lain atau biasanya diantara dua orang yang dapat langsung diketahui balikannya.
Menurut Devito komunikasi interpersonal adalah penyampaian pesan oleh satu orang serta penerimaan pesan oleh orang lain atau sekolompok kecil orang, dengan berbagai dampaknya serta dengan peluang untuk memberikan umpan balik.
Contohnya adalah jika melalui kelompok maya adalah berkomunikasi melalui internet atau jejaring social (twitter, facebook, dll) atau berchatting (whatsapp, line, dll). Contoh faktualnya adalah berbicara dengan teman/rekan, berpidato, berpresentasi di depan kelas.

3.    Transpersonal
Transpernal adalah komunikasi yang terjadi dalam domain spiritual seseorang. Tujuannya adalah untuk memunculkan kesadaran tentang diri sendiri (self-hood), meningkatkan spiritualitas, lebih cenderung bersifat vertical dan mengutamakan hubungan spiritual seseorang dengan Tuhannya.
Contohnya adalah ketika kita berdo’a kepada Tuhan, seorang ustad atau pendeta yang berkotbah dihadapan jemaah atau jemaat di tempat beribadah untuk lebih mendekatkan diri pada sang pencipta.


Daftar Pustaka

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Komunikasi_intrapersonal
http://www.academia.edu/6890068/Komunikasi_Interpersonal_dan_Intrapersonal
http://www.gurupendidikan.com/pengertian-komunikasi-interpersonal-menurut-para-ahli/
http://www.romelteamedia.com/2014/02/level-komunikasi.html?m=1

No comments:

Post a Comment